“Oleh-Oleh” Paling Berharga Dari Perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad


Setiap bulan Rajab kaum Muslimin seluruh dunia memperingati peristiwa perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam. Isra Miraj sendiri adalah sebuah peristiwa diperjalankannya Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsha di Palestina, kemudian naik ke Sidratul Muntaha dan kembali lagi ke Masjidil Haram di Mekkah pada suatu malam dalam waktu singkat.

Untuk memperingati peristiwa tersebut Kantor Imigrasi Ketapang pada Jumat (25/02/2022) menggelar Kegiatan Siraman Rohani, bertempat di ruang aula Kantor Imigrasi Ketapang. Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Catur Adi Putra beserta jajaran pejabat struktural dan pegawai Kantor Imigrasi Ketapang yang beragama muslim.

Bertindak sebagai penceramah Habib Abdurrahman Al Idrus, dalam tausiahnya ia menyampaikan bahwa dari peristiwa Israj Miraj ini kita mendapatkan “oleh-oleh” paling berharga yang menjadi penyambung antara manusia dengan Allah Subhanahuwataala dan simbol bagi kita semua sebagai umat muslim yaitu sholat.

“Cerita Isra Miraj mungkin sering kita dengar, namun oleh-olehnya yang harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, apa oleh-olehnya yaitu sholat” ujar Habib Abdurrahman Al Idrus.

“Sholat adalah sambungan antara Hamba dengan Tuhannya, Kita mau connect sama Allah lakukan sholat 5 waktu” sambungnya

Acara yang berlangsung kurang lebih selama 45 menit diikuti secara khidmat oleh seluruh pegawai dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Abdurrahman Al Idrus dan dilanjutkan dengan makan bersama pimpinan dan seluruh pegawai Kantor Imigrasi Ketapang.

Jumat (25/02/2022), Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang, Catur Adi Putra beserta Pejabat Struktural mengikuti Sosialisasi terkait Pemenuhan Data Dukung Capaian Target Kinerja Tahun Anggaran 2022 Turunan dari Target Kinerja Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian secara virtual melalui zoom di Ruang Rapat Kepala Kantor.

Acara dibuka oleh Pria Wibawa selaku Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memenuhi Data Dukung Capaian Target Kinerja B01 dan B02 Direktorat Jenderal Imigrasi Tahun Anggaran 2022. Dalam Kegiatan tersebut juga disampaikan materi tentang Aplikasi Cekal Online dan Tata Cara Penyidikan Tindak Pidana Keimigrasian. Beliau juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan TIMPORA.

“Seluruh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis Keimigrasian tetap melaksanakan kegiatan yang terkait dengan TIMPORA (Rapat dan Operasi Timpora) dan Laporan kegiatan Timpora dikirimkan melalui SISUMAKER.”, Tegas Pria Wibawa.

Kegiatan tersebut dihadiri secara daring (virtual) oleh seluruh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Kepala Divisi Keimigrasian dan Kepala Unit Pelaksana Teknis didampingi Pejabat Struktural yang membidangi tugas dan fungsi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian di Seluruh Indonesia.

Total Viewer : 11
Hari ini : 0 Total: 11958

No comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *